SUMBA BARAT, SuaraJarmas.id— Sebanyak 50 ton benih padi unggul diserahkan anggota DPR RI Usman Husin kepada 157 kelompok tani yang tersebar di 40 desa se-Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (13/9/2025).
Penyerahan secara simbolis dilakukan kepada perwakilan 50 kelompok tani di Kantor Pertanian Sumba Barat,
disaksikan jajaran Forkopimda, antara lain perwakilan Dandim 1613 Sumba Barat, Polres Sumba Barat, anggota DPRD dari Fraksi PKB, Kepala Dinas Pertanian, Ketua KTNA, serta para ketua kelompok tani.

Acara resmi dibuka oleh Bupati Sumba Barat melalui Asisten I, Imanuel M. Anie.
Bantuan yang untuk pertama kalinya diterima para petani itu disambut penuh suka cita, haru, dan antusias.
“Terima kasih Pak Usman Husin, bantuan bibit padi unggul ini sangat berarti bagi kami. Baru kali ini kami menerima bantuan bibit padi unggul langsung dari anggota dewan RI,” ungkap salah satu ketua kelompok tani dengan wajah haru.
Ketua KTNA Sumba Barat, Soleman Katoda Watu, turut menyampaikan rasa syukurnya. Menurutnya, dari 189 kelompok tani, sebanyak 157 kelompok menerima bantuan kali ini.
“Sebelumnya kami sudah mendapat bantuan alsintan, dan kini datang lagi benih padi unggul. Bantuan ini meringankan beban pemerintah sekaligus memberi harapan besar bagi petani,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Asisten I Imanuel M. Anie menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar distribusi benih, melainkan investasi jangka panjang bagi pertanian Sumba Barat.
“Dengan benih unggul, produksi bisa meningkat, kualitas panen membaik, dan pendapatan petani ikut naik.
Dulu Sumba Barat pernah mencatat sejarah sebagai daerah pengekspor beras. Harapan kami, bantuan ini benar-benar dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.
Sementara itu, Usman Husin menekankan pentingnya keterbukaan dan pengawasan dalam penyaluran bantuan.
“Saya hadir langsung untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar diterima petani, bukan hanya dinikmati oleh ketua kelompok.
Bantuan ini tidak boleh dijual. Tahun depan saya akan kembali dengan alsintan dan benih jagung unggul, sesuai aspirasi petani,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, publikasi melalui media merupakan bentuk transparansi.
“Sekarang era keterbukaan. Dengan media, masyarakat tahu bantuan apa yang turun, sehingga tidak ada lagi manipulasi.
Petani adalah pahlawan kehidupan bagi seluruh umat manusia,” ungkapnya.
Bantuan 50 ton benih unggul ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan sektor pertanian Sumba Barat serta mendorong daerah ini menuju swasembada pangan.
Dengan dukungan sinergis antara pemerintah pusat dan daerah, Sumba Barat ditargetkan kembali menjadi lumbung padi yang mandiri dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani. ***
































