SBD Termiskin ke-3 di NTT, Alfonsus Yamba: Potensi Besar, Tapi Manajemen Lemah!

Sumba Barat Daya, SuaraJarmas.id — Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) sejatinya memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Namun di balik potensi besar itu, angka kemiskinan masih tinggi.

Anggota DPRD SBD dari Partai Amanat Nasional (PAN), Alfonsus Yamba Kodi, menilai persoalan utama bukan pada kurangnya sumber daya, melainkan lemahnya manajemen pengelolaan potensi daerah.

Menurut Alfonsus, sumber daya alam SBD yang melimpah — mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga pariwisata — seharusnya mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat.

Namun, belum adanya perencanaan dan tata kelola yang baik membuat potensi tersebut tidak berkembang maksimal.

“Kita ini tidak miskin potensi, tapi miskin dalam mengelola. Banyak peluang ekonomi yang tidak diatur dengan baik, sehingga hasilnya tidak dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti lemahnya koordinasi antarinstansi pemerintah serta rendahnya kapasitas manajemen di tingkat desa.

Kondisi ini menyebabkan banyak program pembangunan tidak berkelanjutan dan kurang berdampak langsung pada kesejahteraan rakyat.

Lebih lanjut, Alfonsus mendorong agar pemerintah daerah melakukan pembenahan sistem perencanaan dan pengawasan program.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada besar anggaran, tetapi juga pada kemampuan mengelola dan mengawalnya secara efektif.

“Kalau manajemennya kuat, potensi SBD bisa jadi kekuatan ekonomi yang luar biasa. Tapi kalau salah kelola, sebesar apa pun potensinya akan sia-sia,” tegasnya.

Dengan kondisi SBD yang masih menempati peringkat ke-3 termiskin di NTT, Alfonsus berharap pemerintah daerah bersama DPRD dapat membangun sinergi dalam menyusun kebijakan berbasis potensi lokal, agar masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *