Tambolaka, SuaraJarmas.id – Perayaan Natal umat Kristiani di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) berlangsung khidmat, aman, dan kondusif.
Sejak pagi hingga seluruh rangkaian ibadah selesai, situasi di sekitar gereja terpantau tertib tanpa gangguan yang mengganggu kekhusyukan umat.
Pantauan SuaraJarmas.id menunjukkan lingkungan gereja tenang, dengan arus lalu lintas yang lancar dan terkendali. Tidak terlihat kebisingan kendaraan maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu jalannya ibadah.
Kebersamaan antarumat beragama tampak nyata melalui keterlibatan Paguyuban Hindu Dharma di bawah naungan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten SBD dalam pengamanan perayaan Natal.
PHDI turut ambil bagian menjaga keamanan di dua gereja besar di Weetabula, yakni GKS Mata Weetabula dan Paroki Katedral Roh Kudus.
Ketua PHDI Kabupaten SBD, I Gede Ariada, mengaku bangga dapat terlibat langsung dalam pengamanan ibadah umat Kristiani. Menurutnya, keterlibatan ini mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan persaudaraan di Sumba Barat Daya.
“Kami merasa senang dan bangga bisa dilibatkan. Ini adalah wujud nyata kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di SBD,” ujarnya di sela-sela pengamanan.
Ia menegaskan, partisipasi PHDI dilandasi semangat Dharma Agama dan Dharma Negara, di mana umat Hindu tidak hanya menjalankan kewajiban keagamaan, tetapi juga berperan aktif menjaga ketertiban dan kedamaian sebagai warga negara.
“Walaupun jumlah kami terbatas dan hanya bisa terlibat di dua gereja, pengamanan ini adalah bentuk pengabdian, bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga tanggung jawab Dharma Negara,” jelasnya.
I Gede Ariada berharap semangat kebersamaan yang terbangun dalam perayaan Natal ini terus terjaga dan semakin diperkuat melalui keterlibatan berbagai elemen masyarakat.
“Dengan terus saling hadir dan menghargai dalam perbedaan, kita bisa merawat kedamaian dan keharmonisan di daerah ini,” pungkasnya.***(ah)
































Luar biasa umat Hindu di SBD menunjukan wujud nyata toleransi beragama dan bernegara walaupun dalam keterbatasan, semoga memberi dampak positif dalam lingkungan sosial di kabupaten SBD kedepan, rahayu
Hormat Kaka makasih responnya, Indahnya Kebersamaan dalam Perbedaan