Wewewa Timur, Suarajarmas.id – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) kembali menyalurkan bantuan ternak.
Bantuan ini diberikan sebagai bagian dari program pengentasan kemiskinan ekstrem.
Penyerahan berlangsung di Desa Kadi Wanno, Kecamatan Wewewa Timur, pada Selasa, 29 Juli 2025.
Sebanyak 88 ekor kambing diserahkan secara simbolis oleh Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, Wakil Bupati Dominikus A. R. Kaka, Wakil Ketua DPRD SBD, Yusuf Bora, Kadis Peternakan SBD, Agustinus Pandak, dan Kapolsek Wewewa Timur, Adi Amin.
Bantuan tersebut berasal dari aspirasi Anggota DPRD Dapil SBD 2 dari Partai Perindo, Yusuf Bora.
Bantuan ini diberikan kepada delapan kelompok ternak di tiga kecamatan: Wewewa Timur, Wewewa Tengah, dan Wewewa Utara.
Setiap kelompok menerima 10 kambing betina dan 1 kambing jantan. Total anggaran hibah mencapai Rp108 juta.
Dalam laporan kegiatan, Kepala Dinas Peternakan SBD, Agustinus Pandak, menegaskan bahwa arahan Bupati SBD menghendaki seluruh bantuan diserahkan langsung oleh Bupati.
Hal ini bertujuan untuk memastikan pesan pengelolaan dan pengembangan ternak disampaikan secara utuh kepada masyarakat penerima.
Menurut Agustinus, program ini bukan hanya untuk meningkatkan pendapatan warga miskin, tapi juga mendukung pemenuhan gizi protein hewani di tingkat keluarga kelompok.
Sementara itu, Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla dalam sambutannya menekankan bahwa program ternak adalah bagian dari strategi jangka panjang pemerintah daerah dalam memutus rantai kemiskinan ekstrem.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Peternakan dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi.
“Bantuan yang diberikan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, dan jangan disalahgunakan untuk hal-hal yang negatif. Program ini jangan dijadikan ajang malas-malasan bekerja dan berharap belas kasihan terus dari pemerintah,” ujar Bupati.
Ratu Wulla juga mengingatkan agar kelompok penerima mengelola bantuan secara bertanggung jawab.
Manajemen keuangan dan pemeliharaan ternak dinilai penting agar hasil ternak bisa berlipat ganda.
Adapun delapan kelompok penerima bantuan tersebut anatara lain:
- Kelompok Lalara – Desa Kadi Wanno, Wewewa Timur
- Kelompok Beina Ole – Desa Odi Paurata, Wewewa Utara
- Kelompok Dengo Tanah – Desa Weelimma, Wewewa Timur
- Kelompok Usaha Mandiri – Desa Kadi Wanno, Wewewa Timur
- Kelompok Krista Ruta Roma – Desa Kadi Wanno, Wewewa Timur
- Kelompok Moli Wali – Desa Pada Eweta, Wewewa Timur
- Kelompok Wuddi Nyawe – Desa Bolor, Wewewa Tengah
- Kelompok Redapa – Desa Weenamba, Wewewa Utara
Melalui program ini, Bupati Ratu Wulla berharap penerima mampu menjadi bagian dari masyarakat produktif yang tidak lagi tergantung pada bantuan pemerintah.
“Dan dapat mengurangi angka kemiskinan ekstrem dan memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sumba Barat Daya,” pungkasnya.***
































