Surabaya, Suarajarmas.id – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) resmi menjalin kerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas (FK) Kristen Petra, Surabaya.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlangsung, pada Senin, 23 Juni 2025 malam.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla, sebagaimana dikutip Suarajarmas.id dari facebook resmi @Prokompi Sumba Barat Daya.
Bupati menegaskan, bahwa langkah ini akan membuka akses pendidikan kedokteran bagi para pemuda SBD.
Kerja sama mencakup Fakultas Kedokteran Umum dan Kedokteran Gigi, guna menjawab kebutuhan dokter di pelosok-pelosok Kabupaten SBD.
Ratu Wulla menyebut kerja sama ini sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah membangun SDM unggul di bidang kesehatan.
“Khususnya anak-anak SBD yang ingin menjadi dokter jangan ragu. Persiapkan diri, belajar dengan baik, dan segera daftarkan diri Anda ke Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Petra, Surabaya,” katanya.
Pemkab juga akan mengalokasikan anggaran setiap tahun untuk mendanai studi mahasiswa asal SBD yang lolos ke FK Petra Surabaya.
Kekurangan dokter di SBD selama ini menjadi masalah mendasar dalam layanan kesehatan, terutama di wilayah terpencil dan desa terpadu.
Dengan hadirnya dokter umum dan dokter gigi asal daerah, pelayanan kesehatan dasar diharapkan lebih merata dan tepat sasaran.
Program ini juga bagian dari visi besar Pemda SBD menyongsong Indonesia Emas 2045 lewat SDM sehat, cerdas, dan berkarakter.
Langkah ini sekaligus memperkuat misi SBD dalam pembangunan sektor kesehatan yang berkelanjutan dan berbasis putra daerah.
Pemkab menegaskan bahwa investasi di bidang pendidikan kedokteran adalah kunci jangka panjang peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Doakan semoga semua kerjasama ini bisa berjalan rancar dan tentu akan memberikan dampak bagi Kabupaten Sumba Barat Daya,” ucap Bupati Ratu Wulla.***
































