Tambolaka, Suarajarmas.id – Pengurus Baru Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) periode 2025–2029 resmi dikukuhkan. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMA St. Alfonsus Tambolaka, Minggu (16/11/2025).
Pengukuhan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT Nomor 01.039/SKep/PengProv-PBVSI NTT/XI/2025.
Momentum ini menjadi langkah awal kebangkitan olahraga voli SBD.
Ketua Umum PBVSI SBD, Yohanis Tende, SH, menegaskan bahwa perhatian publik terhadap dunia voli daerah menjadi pemacu bagi seluruh pengurus untuk bekerja lebih serius dan terarah.
“Saya tidak sendiri, ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam mengangkat prestasi bola voli sejak usia dini di daerah khususnya Kabupaten SBD secara bertanggung jawab. Mari kita saling mendukung, mensuport demi perkembangan Bola Voli,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pengukuhan ini adalah bagian penting dalam perjalanan sejarah voli SBD.
“Ini merupakan sebuah peristiwa sejarah. Kita harus bangkit menuju sebuah perubahan, bagaimana kita bangkit bersama, bagaimana mewujudkan peningkatan prestasi atlit voli di Sumba Barat Daya,” ujarnya.
Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT, Winston Neil Rondo, menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan PBVSI SBD untuk bergerak lebih maju.
Ia menilai kepemimpinan Yohanis Tende, yang juga menjabat Kadispora, menjadi kekuatan besar bagi kebangkitan voli daerah.
“Kepengurusan yang ada adalah paket yang komplit. Sebagai tokoh utama olahraga, ia memiliki visi yang kuat dan jelas. Gagasan pengurus Kabupaten SBD sejalan dengan mimpi dan harapan kami di tingkat provinsi,” ujarnya.
Winston pun menegaskan tiga fokus utama pembinaan PBVSI NTT yaitu, peningkatan mutu wasit, Pembinaan atlet usia dini, dan Pelibatan lembaga pendidikan dari SD, SMP, hingga SMA
Ia memastikan kesiapan pelaksanaan Ben Mboy Memorial Cup pada Desember 2025, dan berharap Kabupaten SBD dapat mengirim perwakilan untuk bersaing pada level provinsi.
“Minggu depan sudah mulai penjaringan atlet. Komposisi kepengurusan merupakan paket komplit sehingga dengan semangat gotong royong bisa berkontribusi memperkuat wasit. Ada 20 sampai 25 wasit yang bisa mendapatkan pelatihan,” jelasnya.
Ia pun menegaskan pembinaan usia dini sebagai fondasi penting mencetak generasi penerus atlet voli SBD.
PBVSI SBD sendiri mengarahkan pengembangan voli daerah melalui dua pilar strategis, yakni:
1. Olahraga Pendidikan
Pembinaan usia dini melalui sekolah serta pembentukan karakter atlet.
2. Olahraga Prestasi
Peningkatan kualitas atlet agar mampu bersaing di level regional hingga nasional.
PBVSI SBD menekankan pentingnya kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk BUMN, dunia usaha, dan sektor swasta, untuk memperkuat ekosistem pembinaan olahraga di daerah.
Kegiatan pengukuhan turut dihadiri Ketua Umum Pengprov PBVSI NTT Winston Neil Rondo, Wakil Ketua V Debora Lende, Wakil Sekretaris I Nyongki Imanuel Selan, serta jajaran pengurus PBVSI Kabupaten SBD.
Dengan mengusung semangat “Bangkit Bersama”, PBVSI SBD optimistis mampu membawa olahraga voli Sumba Barat Daya mencapai prestasi yang lebih membanggakan.***
































