Digelar Serentak se-Indonesia, Angga Kaka Resmikan Kick Off PKG Pelajar di SBD

Loura, Suarajarmas.id – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) resmi memulai program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi pelajar.

Program nasional ini digelar serentak di 12 satuan pendidikan keagamaan se-Indonesia.

SBD menjadi salah satu lokasi pelaksanaan, dimulai dari SMA Katolik St. Dominikus Tambolaka, Desa Karuni, Kecamatan Loura, pada Jumat, 8 Agustus 2025.

Wakil Bupati SBD, Dominikus Alphawan Rangga Kaka, membuka langsung kegiatan tersebut.

Angga Kaka, sapaannya, menyebut program ini merupakan program nasional dari Pemerintah Republik Indonesia dalam membangun generasi sehat secara fisik, mental, dan sosial.

“Kegiatan hari ini bukan hanya seremonial semata, tetapi menjadi langkah awal pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis di Kabupaten Sumba Barat Daya, yang akan menjangkau seluruh jenjang pendidikan,” kata Wakil Bupati dalam sambutannya.

Pemeriksaan mencakup kesehatan mata, telinga, gigi, tekanan darah, status gizi, kesehatan jiwa, hingga skrining TBC, hepatitis, anemia, aktivitas fisik, dan perilaku merokok.

Angga menyebut, kegiatan ini sejalan dengan program Quick Win Presiden Terpilih 2024–2029. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Kesehatan.

Ia juga menyinggung peningkatan status RSUD Reda Bolo dari tipe D menjadi tipe C. Anggaran sebesar Rp120 miliar telah dialokasikan untuk pembangunan dan peningkatan layanan rumah sakit.

“Ini merupakan berkah besar bagi masyarakat SBD dan akan memperkuat sistem layanan rujukan kesehatan yang semakin berkualitas dan merata,” ujarnya.

Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan akan bersinergi menyukseskan program PKG ini. Fasilitas, tenaga medis, alat kesehatan, dan edukasi bagi orang tua akan terus ditingkatkan.

Angga berharap, Kick Off ini menjadi titik awal terbentuknya generasi SBD yang sehat, kuat, dan berkarakter dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

“Mari kita jaga dan rawat anak-anak kita, bukan hanya secara akademik, tapi juga secara jasmani dan rohani,” pungkasnya.

Pantauan media, hadir saat itu Kasubdit Pendidikan Menengah Direktorat Jenderal Bimas Katolik Kemenag RI, Ermina Suyanti, Anggota Tim Kerja Anak Usia Sekolah dan Remaja Kemenkes RI, Agnes Melissa dan Afrida.

Hadir pula Kadis Kesehatan SBD, Marselinus Kaleka, Kepala Puskesmas Rada Mata, Yulius Nani, Kakan Kemenag SBD, Siprianus Muda Hondo.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *