Sumba Tengah, SuaraJarmas.id – Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu, menanam anakan kopi Robusta di Desa Sambali Loku, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Tengah, Selasa (27/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong penguatan sektor pertanian berbasis komoditas unggulan.
Penanaman tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, staf ahli, para asisten, pimpinan perangkat daerah, Camat Umbu Ratu Nggay Tengah, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta masyarakat setempat.
Pj. Kepala Desa Persiapan Kambata Ratu, Tayang Umbu Hunggar, yang mewakili Kepala Desa Sambali Loku, menyampaikan bahwa sebanyak 2.475 anakan kopi Robusta akan ditanam di wilayah tersebut. Hingga kini, 75 lubang tanam telah disiapkan. Pemerintah desa, katanya, berkomitmen melakukan pengawasan agar program berjalan sesuai rencana.

Dalam arahannya, Bupati Paulus S. K. Limu menekankan pentingnya konsistensi antara perencanaan dan pelaksanaan. “Apapun yang kita kerjakan harus didoakan, dan apapun yang didoakan harus dikerjakan. Cara berpikir kita menentukan hasil yang kita capai,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan seluruh 2.475 anakan kopi Robusta wajib tertanam. Ia menginstruksikan PPL untuk memastikan pendistribusian anakan ke setiap desa berjalan lancar, disertai pengawasan, perawatan, dan pendampingan hingga tanaman berbuah. Jika terdapat Calon Petani Calon Lahan (CPCL) yang belum siap, PPL diminta segera mencari petani atau masyarakat lain yang siap menanam.
Lebih lanjut, Bupati Paulus S. K. Limu mengungkapkan rencana besar pengembangan kopi Robusta melalui program PK-POM Plus. Program penanaman perdana skala besar ini ditargetkan berlangsung pada November–Desember 2026 dengan total 100.000 anakan kopi Robusta.
Anakan tersebut akan bersumber dari komunitas Robusta Sumba Tengah, didukung Bank NTT yang menyiapkan 100.000 polibag, serta Dinas Pertanian yang menyediakan benih unggul untuk disemaikan mulai Juli 2026.
Melalui program ini, Bupati menegaskan tekadnya menjadikan Kabupaten Sumba Tengah sebagai pusat pengembangan kopi Robusta sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian unggulan.***(Asra)






























