Sumba Tengah Suarajarmas.id – Bupati Sumba Tengah, Paulus S. K. Limu, mendorong percepatan Gerakan Menanam Sejuta Harapan Kopi Robusta sebagai langkah strategis membangun pertanian berkelanjutan yang bernilai ekonomi jangka panjang.
Hal itu disampaikan saat memberikan pengarahan kepada kelompok tani, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), dan para kepala desa di Kantor Camat Umbu Ratu Nggay Barat, Jumat (23/1/2026).
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa gerakan ini bertujuan mengubah pola pikir masyarakat dari pertanian sekali tanam atau panen menjadi usaha berkelanjutan yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.
Camat Umbu Ratu Nggay Barat, Drimianto U. S. Balla, melaporkan bahwa sejumlah desa telah menyiapkan lahan dan mulai menggali lubang tanam.
Desa Daha Elu dinyatakan siap untuk launching, sementara kelompok tani lain telah menyiapkan sekitar 1.500 lubang tanam. Adapun Desa Anapalu dan Desa Wairasa dijadwalkan mulai menyiapkan lahan pada pekan depan.
Bupati Paulus menargetkan hingga 31 Januari 2026, seluruh kepala desa telah menyiapkan lahan dan lubang tanam serta melaporkannya melalui PPL yang bertugas melakukan inventarisasi. Target penanaman ditetapkan 50.000 pohon kopi robusta.
“Siapa yang siap, itu yang akan dilayani untuk tanam,” tegas Bupati.
Ia juga menekankan pentingnya koordinasi intensif antara kepala desa, PPL, dan kelompok tani agar target penanaman tercapai sesuai rencana.
Selain itu, Bupati mengingatkan agar pelaksanaan Program PK POM benar-benar tepat sasaran, dengan calon penerima harus memperoleh rekomendasi kepala desa dan diverifikasi menggunakan data Bappeda. Setiap kepala desa diminta menyiapkan model PK POM di wilayah masing-masing sekaligus menjadwalkan kegiatan launching.
Pada kesempatan yang sama, Bupati menyampaikan rencana pembentukan Komunitas Relawan Robusta dengan pola 1 hektare ditanami 1.000 anakan kopi. Benih akan disiapkan oleh Bupati, sementara anggota komunitas bertanggung jawab atas penyiapan lahan dan lubang tanam. Penanaman direncanakan berlangsung pada November 2026.***(Asra)
































