Wewewa Timur, Suarajarmas.id – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, didampingi Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka, membuka sosialisasi program Optimalisasi Lahan (OPLAH) di Balai Penyuluhan Desa Mareda Kalada, Kecamatan Wewewa Timur, Senin (01/09/2025). Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pertanian, Camat Wewewa Timur, anggota DPRD Dapil 2, Babinsa, serta 26 kelompok tani penerima program.
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa 85 persen masyarakat SBD menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Karena itu, pemerintah wajib memberikan perhatian dan dukungan penuh agar pendapatan petani meningkat dan ekonomi daerah bergerak lebih baik.
Bupati menjelaskan bahwa Sumba Barat Daya menerima bantuan optimalisasi lahan seluas 1.950 hektare dengan anggaran Rp8,97 miliar. Bantuan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan dan diharapkan dikelola secara efektif untuk mendorong produktivitas pertanian serta kesejahteraan masyarakat.
Ia menekankan bahwa penggunaan anggaran harus tepat sasaran dan dimanfaatkan secara optimal karena sektor pertanian merupakan penopang utama ekonomi daerah. Ia mengingatkan para kelompok tani untuk memastikan seluruh bantuan benar-benar digunakan untuk perluasan dan pengelolaan lahan.
“Dana ini harus dipergunakan sebaik- baiknya demi memajukan sektor pertanian Kabupaten Sumba Barat Daya ke depannya dan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Sumba Barat Daya yang lebih baik,” tegasnya.
Di akhir sambutan, Bupati berharap dukungan penuh dari petani agar pengelolaan lahan berjalan maksimal sehingga SBD dapat memperoleh perhatian lebih dari pemerintah pusat. Menurutnya, capaian positif di tingkat daerah akan memperbesar peluang menerima tambahan program serupa ke depan.***
































