Bupati SBD Buka Bimtek Penguatan Pengendalian Resistensi Antimikroba

Tambolaka, Suarajarmas.id – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonu Wulla, membuka secara resmi Bimbingan Teknis Penguatan Pengendalian Resistensi Antimikroba (AMR) di Aula Hotel Sinar Tambolaka, Rabu (8/10/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Pencegahan Anti-Microbial Resistance (AMR), Pelaporan Farmakovigilans (E-Meso), Gerakan Buang Sampah Obat, dan Optimalisasi Corrective and Preventive Action (CAPA).”

Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa resistensi antimikroba menjadi salah satu ancaman terbesar sektor kesehatan global.

Jika tidak dikendalikan, menurutnya, AMR dapat membuat penyakit infeksi sulit diobati dan memperpanjang masa rawat.

“Bahkan meninggkatkan resiko kematian,” terangnya.

Karena itu, kata Bupati, tenaga kesehatan memegang peran penting dalam memastikan penggunaan antibiotik yang bijak, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menjalankan pengawasan dan pelaporan yang akurat.

Ia menilai tema bimtek ini sangat relevan karena mencerminkan kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan lembaga pengawasan dalam membangun masyarakat yang sehat, aman, dan cerdas dalam penggunaan obat.

Program seperti E-Meso, gerakan buang sampah obat, dan penerapan CAPA disebut sebagai langkah strategis memperkuat sistem keamanan obat di daerah.

Di akhir sambutan, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten SBD untuk terus bekerja sama dengan Loka POM Sumba Timur dan seluruh pemangku kepentingan kesehatan dalam memperkuat layanan kesehatan yang lebih tangguh, aman, dan terpercaya.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *