Tambolaka, SuaraJarmas.id – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya terus mendorong penguatan ekonomi desa berbasis potensi lokal melalui pemberdayaan perempuan petani kopi.
Upaya tersebut ditandai dengan penyerahan bantuan alat pengolahan kopi senilai Rp25 juta kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Pertiwi Desa Lagalete, Kecamatan Wewewa Barat, oleh Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wulla, ST, Selasa, 6 Januari 2025, di halaman Kantor Bupati Sumba Barat Daya.
Bantuan ini merupakan bagian dari Program One Village One Product (OVOP) Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur yang bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui dukungan sarana produksi bagi kelompok usaha.
Bupati Ratu Wulla menjelaskan, pada tahun 2025 Kabupaten Sumba Barat Daya memperoleh bantuan untuk dua kelompok usaha, masing-masing senilai Rp25 juta.
Satu kelompok telah menerima bantuan dari pemerintah provinsi, sementara bantuan kali ini diserahkan kepada KWT Pertiwi.
Adapun bantuan yang diterima berupa satu unit mesin roasting kopi berkapasitas 5 kilogram dan satu unit kulkas satu pintu berkapasitas 89 liter, yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengolahan kopi robusta Sumba serta memperluas akses pasar.
Bupati berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan kelompok dan mendukung terwujudnya Sumba Barat Daya yang maju menuju Indonesia Emas 2045.
Penyerahan bantuan turut dihadiri sejumlah pimpinan OPD dan Kepala Desa Lagalete.***(ah)






























