Wewewa Selatan, Suarajarmas.id – Pra Musrenbang Stunting menjadi ajang penting bagi Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) untuk menggalang komitmen bersama menekan angka stunting.
Kegiatan ini digelar di Sentra Bambu, Kecamatan Wewewa Selatan, pada Senin, 11 Agustus 2025.
Acara tersebut dibuka resmi oleh Wakil Bupati SBD, Dominikus Alphawan Rangga Kaka.
Dalam sambutannya, Angga Kaka, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa stunting adalah ancaman serius bagi masa depan generasi SBD.
Menyongsong Indonesia Emas 2045, tegas dia, yang harus disiapkan adalah Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

“Jadi, tidak boleh lagi ada anak-anak yang stanting,” tegasnya.
Menurut Wakil Bupati, aset paling berharga bukan rumah atau tanah, melainkan anak-anak yang akan membangun daerah ini.
Ia mengingatkan, tingginya angka stunting dapat menghambat cita-cita generasi muda, termasuk dalam seleksi TNI, Polri, dan tenaga kesehatan.
“Ingat, aset kita yang paling berharga bukan rumah dan tanah, tetapi anak-anak karena mereka akan melalui proses pembangunan bumi Loda Wee Maringi, Pada Wee Malala ini,” tegasnya lagi.
Data menunjukkan angka stunting di Kecamatan Wewewa Selatan masih 48,31 persen. Bahkan, kata Angga, ada desa di SBD dengan 50 persen kelahiran berisiko.
Tak hanya itu, Ia juga menyoroti kebiasaan warga yang abai membawa anak ke Posyandu.
“Program kita ke depan adalah bagaimana kita mendatangkan sasaran untuk pergi ke Posyandu. Jangan sampai karena pas hari pasar, terus waktunya Posyandu, bapak dan mama tidak bawa anaknya ke Posyandu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Angga mengajak lintas sektor untuk berkolaborasi menciptakan generasi sehat, cerdas, dan berkarakter.
Ia berharap, Pra Musrenbang Stunting dapat menghasilkan komitmen kuat untuk memerangi stunting.
“Saya berharap kegiatan ini menghasilkan sepakatan dan komitmen bersama yang kuat. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa membimbing langkah kita dalam membangun generasi yang berkarakter, sehat, cerdas, berketahanan pangan, dan berbudaya menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Pantauan media, kegiatan ini dihadiri Anggota DPRD SBD Octavianus Dappa Talu, Lukas Cama, dan Asnat Kondo, serta Camat Wewewa Selatan, Danramil, Kapolsek, kepala Puskesmas, tenaga kesehatan, kepala desa dan masyarakat setempat.***
































