Wewewa Barat, SuaraJarmas.id —Reses Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Alfons Yamba Kodi, berlangsung hangat di Desa Lua Koba, Kampung Gadi Lete, pada Jumat (31/10/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Alfons didampingi oleh Ketua DPD PAN Kabupaten SBD, H. Samsi Pua Golo, dan Sekretaris, Stefanus Jelalu.
Acara dipandu oleh Agus Wunga dan dihadiri oleh sejumlah kelompok tani, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, serta para pemuda.
Dalam kesempatan itu, Alfons menegaskan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan PLN untuk memastikan pemerataan pemasangan meteran listrik di wilayah Gadi Lete dan sekitarnya.

“Tahun 2024 melalui anggaran murni, sekitar 29 meteran listrik sudah terpasang pada November–Desember, terutama di beberapa gereja seperti Gereja Weetubula, Stasi Menne Ate, dan Gollo Dawa. Ada juga yang bersifat pribadi,” jelas Alfons.
Ia menekankan bahwa hal utama yang perlu dibangun adalah jaringan listrik sebelum pembagian meteran, agar pemasangan dapat dilakukan secara merata.
“Jangan bicara meteran kalau jaringan belum ada. Mari kita bagi peran: desa bisa bantu lewat dana desa, pemerintah kabupaten, dan PLN fokus pada jaringan,” tegasnya.
Selain soal listrik, Alfons juga menyoroti kondisi jalan Gadi Lete yang rusak parah. Jalan tersebut merupakan jalur strategis penghubung antar-kecamatan dan menjadi perhatian serius pihaknya.
Ia memastikan bahwa ruas jalan itu telah masuk dalam rencana pengerjaan tahun 2026.
“Jalur ini penting agar masyarakat tidak perlu memutar jauh. Kami siap menjadi jembatan penyambung suara rakyat,” ujarnya.
Dalam dialog bersama warga, Alfons turut menyerap berbagai aspirasi dan usulan masyarakat, di antaranya kebutuhan akan bak penampung air, alat perbengkelan dan kompresor, mesin jahit, hand traktor, taman baca, laptop, serta tambahan meteran listrik.
Menanggapi hal tersebut, politisi PAN itu menegaskan bahwa seluruh aspirasi warga akan diperjuangkan melalui pembahasan di tingkat DPRD.
Ia juga mengingatkan pentingnya data yang valid dalam setiap pengajuan bantuan agar proses tidak terhambat.
“Saya ingin mendengar langsung dari masyarakat. Semua yang disampaikan hari ini akan saya teruskan di meja dewan,” ungkap Alfons.
Ia kemudian menjelaskan bahwa DPRD memiliki tiga fungsi utama, yaitu pengawasan, anggaran, dan legislasi.
Melalui fungsi-fungsi tersebut, setiap aspirasi masyarakat akan diupayakan untuk direalisasikan sesuai prioritas pembangunan daerah.

Kehadiran pengurus DPD PAN dalam kegiatan reses ini menjadi bukti bahwa Partai Amanat Nasional bukan sekadar kendaraan politik, tetapi simbol perjuangan dan keberpihakan kepada rakyat kecil dalam mewujudkan kesejahteraan bersama.
“Kami memberikan dukungan penuh terhadap perjuangan Alfons dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat di wilayah barat dan selatan Sumba Barat Daya,” ujar H. Samsi Pua Golo.
Sebagai bentuk dukungan nyata, di akhir kegiatan Alfons menyerahkan dua unit alat semprot kepada dua kelompok tani yang diwakili oleh masing-masing ketua, Theodorus Bili Zangga dan Benyamin Bili Ngongo.
Masyarakat pun menyampaikan harapan besar agar setiap masukan yang telah disampaikan benar-benar dapat diwujudkan.
“Kami percaya, selama masih ada wakil rakyat yang mau datang mendengar langsung, harapan kami tidak akan padam,” ujar salah satu warga penuh harap.***
































