Mareda Wunni, SuaraJarmas.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dalam memperluas akses pendidikan hingga ke wilayah pedesaan kembali diwujudkan melalui peresmian gedung SMP Negeri 7 Wewewa Tengah di Desa Mareda Wunni, Kecamatan Wewewa Tengah, Jumat (23/1/2026).
Peresmian gedung sekolah permanen ini menjadi penanda penting hadirnya layanan pendidikan yang lebih dekat, layak, dan berkualitas bagi masyarakat desa. Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wulla, ST, secara langsung meresmikan empat unit gedung sekolah yang terdiri dari tiga ruang belajar dan satu ruang guru.
SMP Negeri 7 Wewewa Tengah sendiri mulai beroperasi pada awal tahun ajaran 2025. Saat ini, sekolah tersebut melayani satu rombongan belajar dengan jumlah 20 siswa, didukung oleh 15 tenaga pendidik.
Kegiatan peresmian turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat Daya Octavianus Dapa Talu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Paulia R. Maghu, S.Pt, Camat Wewewa Tengah Yohanis Pangeru, Kepala SMPN 7 Wewewa Tengah Melkianus M. Ngara, S.Pd.Gr, Babinsa Desa Mareda Wunni, Pj Kepala Desa Mareda Wunni Dominggus Bulu, Ketua Komite Sekolah, tokoh masyarakat, orang tua siswa, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa peresmian gedung SMP Negeri 7 Wewewa Tengah merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu dan pemerataan akses pendidikan di Sumba Barat Daya.
Menurutnya, pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.
Pemerintah daerah, lanjut Bupati, terus berupaya menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang layak, aman, dan nyaman, khususnya bagi sekolah-sekolah di wilayah kecamatan dan pedesaan, sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati agar setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang setara dan berkualitas.
Ia juga menegaskan bahwa gedung sekolah yang diresmikan tersebut bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol harapan dan masa depan generasi muda Sumba Barat Daya, sekaligus penopang terciptanya proses belajar-mengajar yang lebih baik, nyaman, dan efektif.
Kepada para guru, Bupati berpesan agar menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab. Sementara kepada para siswa, ia mengajak untuk memanfaatkan fasilitas sekolah dengan sungguh-sungguh dalam mengembangkan potensi dan membentuk karakter.
Menutup sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, keluarga, dan masyarakat dalam mewujudkan Sumba Barat Daya yang hebat, berkarakter, sehat, cerdas, berketahanan pangan, dan berbudaya menuju Indonesia Emas 2045.*** ( ah)
































