Kupang, Suarajarmas.id – Perjalanan panjang Yunus Takandewa dalam dunia politik akhirnya mencapai puncak. Pada Konferensi Daerah (Konferda) VI PDI Perjuangan NTT yang digelar di Hotel Harper Kupang, Jumat (7/11/2025), Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, secara resmi mengumumkan Yunus Takandewa sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan NTT periode 2025 – 2030.
Penetapan Yunus dilakukan setelah melalui proses penjaringan panjang. Ia bersaing dengan 23 calon ketua, mengikuti tahapan pentaringan, wawancara, hingga tes psikologi bersama tujuh kandidat yang tersisa. Pada akhirnya, DPP PDI Perjuangan memberikan mandat kepadanya untuk memimpin partai berlambang banteng moncong putih tersebut di Provinsi NTT.
Karier politik Yunus Takandewa dimulai sekitar tahun 2005 ketika ia membantu mengelola sekretariat DPC PDI Perjuangan Kota Kupang di Jalan Nangka. Saat itu, ia bekerja sukarela tanpa gaji setelah direkomendasikan oleh mendiang Nikolaus Fransiskus, politisi senior PDI Perjuangan yang telah menjabat pimpinan komisi DPRD Kota Kupang selama tiga periode.
Tugas awal Yunus sangat sederhana: merapikan administrasi, mengurus surat, hingga mengantar undangan rapat ke rumah para pengurus DPC dan anggota fraksi. Ketika belum memiliki telepon genggam dan kendaraan, ia kerap menumpang motor milik pengurus partai. Barulah beberapa waktu kemudian sekretariat menyediakan motor bekas sebagai kendaraan operasional.
Kesetiaan Yunus terhadap partai terbukti. Lebih dari 10 tahun ia mengabdikan diri di PDI Perjuangan sebelum akhirnya dipercaya menjadi calon legislatif DPRD NTT dari dapil Sumba. Dua kali gagal dalam pemilihan tidak membuatnya menyerah. Dengan dukungan saudara, keluarga, dan kerabat dekat, Yunus terus bergerak mengenalkan diri ke masyarakat.
Perjuangan itu membuahkan hasil pada pemilu 2015. Yunus berhasil terpilih menjadi anggota DPRD NTT dan kemudian menjabat sebagai Ketua Komisi V yang membidangi kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan rakyat. Sejak saat itu, karier politiknya terus menanjak. Ia pernah menjadi Wakil Ketua DPRD NTT antar waktu di 2018 – 2020, Ketua Fraksi PDI Perjuangan, hingga pimpinan sementara DPRD NTT tahun 2020. Pada tahun yang sama, ia diangkat menjadi Sekretaris DPD PDI Perjuangan mendampingi Emilia Nomleni.
Pengumuman Yunus sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan NTT dilakukan di hadapan lebih dari 900 peserta Konferda VI, yang terdiri dari pengurus DPP, anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, ketua DPC se-NTT, anggota fraksi DPRD provinsi serta kabupaten/kota, hingga perwakilan PAC dan ranting.
Dalam konferensi pers seusai penutupan Konferda, Yunus Takandewa menegaskan komitmennya memperkuat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun PDI Perjuangan di NTT.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, serta Sekjen Hasto Kristiyanto yang telah memberikan kepercayaan kepada generasi muda.
“Kami bertiga ini cerminan kepemimpinan orang muda dalam politik NTT hari ini. Kami akan bekerja keras memberikan yang terbaik sesuai harapan Ibu Ketua Umum,” ujar Yunus.***

































I like reading through a post that can make people think.
Also, thanks for allowing for me to comment!