Pemda Sumba Barat Daya Perkuat Ekonomi Nelayan Melalui Bantuan Alat Tangkap Bernilai Rp 284 Juta Lebih

Tambolaka, Suarajarmas.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat Daya (SBD) di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka kembali menunjukkan komitmen kuat dalam membangun sektor perikanan sebagai pilar ekonomi masyarakat pesisir. Upaya ini diwujudkan melalui penyaluran berbagai bantuan alat tangkap yang diperuntukkan bagi kelompok–kelompok nelayan di sejumlah kecamatan dan desa strategis di wilayah SBD.

Langkah tersebut menegaskan perhatian serius pemerintah daerah terhadap kesejahteraan nelayan, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas tangkapan laut sebagai sumber penghidupan ribuan keluarga pesisir. Melalui penguatan sarana produksi, Pemda SBD berharap sektor perikanan dapat tumbuh lebih kompetitif serta menciptakan stabilitas ekonomi daerah.

Bantuan Alat Tangkap Lengkap untuk Kelompok Nelayan

Dalam program bantuan kali ini, pemerintah menyalurkan beragam jenis alat tangkap sesuai kebutuhan dan karakteristik lokasi penangkapan nelayan. Adapun rinciannya sebagai berikut:

1. Gillnet multifilament ukuran 2,5 inch – 27 unit

Diserahkan kepada kelompok nelayan di Kecamatan Kodi, Kodi Utara, Kodi Bangedo, Loura, dan Kota Tambolaka.

Jenis jaring ini cocok untuk menangkap ikan pelagis bernilai ekonomis, sehingga diharapkan mampu meningkatkan jumlah dan kualitas produksi nelayan di lima wilayah tersebut.

2. Gillnet monofilament ukuran 2 inch – 19 unit

Diperuntukkan bagi kelompok nelayan di Desa Moro Manduyo, Wainyapu, dan Bila Cenge.

Alat tangkap ini dikenal efektif dan fleksibel untuk perairan dangkal, sehingga membantu nelayan kecil memperoleh hasil lebih maksimal dalam setiap kali melaut.

3. Mesin ketinting 6,5 PK lengkap – 12 unit

Disalurkan kepada nelayan di Desa Kalembu Kaha, Bondo Kodi, Nagga Mutu, Limbu Kambe, Moro Manduyo, Bukambero, dan Pero Konda.

Pengadaan mesin ini sangat krusial karena memperkuat daya jelajah perahu nelayan, mempersingkat waktu tempuh, meningkatkan keselamatan, serta membuka akses lebih luas menuju lokasi penangkapan potensial.

4. Alat tangkap mesin Enduro 15 PK – 3 unit

Ditujukan bagi kelompok nelayan di Desa Rada Mata.

Mesin berkekuatan lebih besar ini mendorong nelayan lokal untuk melakukan penangkapan di area yang lebih jauh, memberi peluang bagi hasil tangkapan yang lebih bernilai.

Secara keseluruhan, total bantuan pemerintah daerah mencapai Rp 284.650.000, yang merupakan bentuk investasi langsung Pemda SBD untuk mendorong ekonomi pesisir agar mampu bertumbuh secara berkelanjutan.

Wujud Kepedulian Pemerintah Terhadap Nelayan

Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka menegaskan bahwa nelayan merupakan kelompok strategis dalam perekonomian Kabupaten SBD. Bantuan alat tangkap ini tidak hanya sekadar pemenuhan kebutuhan sarana produksi, tetapi juga bagian dari agenda besar pemerintah dalam meningkatkan pendapatan dan taraf hidup masyarakat pesisir.

Pemerintah daerah menyadari bahwa modernisasi alat tangkap akan berdampak langsung terhadap hasil tangkapan, efisiensi kerja, dan ketahanan ekonomi keluarga nelayan. Oleh karena itu, Pemda SBD terus mendorong program-program pemberdayaan, mulai dari peningkatan kapasitas nelayan, pelatihan pengelolaan hasil laut, hingga dukungan pemasaran berbasis teknologi.

Dorongan untuk Ekonomi Maritim SBD yang Lebih Kuat

Dengan dukungan alat tangkap baru, pemerintah berharap produktivitas nelayan meningkat signifikan. Apabila produktivitas naik, maka rantai ekonomi pesisir mulai dari pasar ikan, distributor, hingga UMKM olahan hasil laut akan ikut bergerak. Hal ini akhirnya menciptakan sirkulasi ekonomi baru yang lebih sehat dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Program bantuan ini juga menjadi bukti bahwa pemerintah daerah terus bekerja konkret untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Pendekatan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat lapangan seperti nelayan, menjadi kunci agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara merata di seluruh wilayah SBD.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *