CSC Cup II Resmi Bergulir, 24 Tim Jadi Etalase Pembinaan Futsal SBD

Tambolaka, SuaraJarmas.id – Turnamen Futsal Charlie Sport Center (CSC) Cup II resmi bergulir dan menegaskan keseriusan pembinaan futsal di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD).

Ajang tahunan Asosiasi Futsal Kabupaten SBD ini digelar di Lapangan Futsal CSC, Desa Radamata, Kecamatan Kota Tambolaka, Minggu, 1 Februari 2026, dengan dukungan penuh KONI SBD.

Pembukaan turnamen dihadiri pimpinan DPRD SBD dan jajaran pengurus KONI, termasuk Ketua Harian KONI SBD Thomas Tanggu Dendo, Wakil Ketua I KONI Yusuf Bora, dan Wakil Ketua II KONI Octavianus Dapa Talu, serta Kadispora SBD Johanis Tende, unsur TNI–Polri, panitia, wasit, dan peserta.

Ketua Panitia CSC Cup II Nano Eko Prayono menegaskan turnamen ini sebagai ruang kompetisi berkelanjutan bagi atlet futsal daerah.

“Dimana momen ini akan melahirkan pemain-pemain berprestasi yang akan bersaing di level yang lebih tinggi, dan mampu bersaing di ajang kompetisi nasional atau internasional,” sebutnya.

Turnamen berlangsung 1–14 Februari 2026 dengan total anggaran Rp60 juta, terdiri dari Rp40 juta dana mandiri dan kontribusi peserta serta Rp20 juta dukungan KONI SBD.

Total hadiah mencapai Rp40 juta. Sebanyak 24 tim berlaga dengan sistem setengah kompetisi, diperkuat pemain nasional, atlet PON, serta pemain dari berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Harian KONI SBD Thomas Tanggu Dendo menekankan bahwa turnamen olahraga bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana mempererat persaudaraan dan mengukur kualitas atlet.

“KONI bukan hanya sekadar hadir saat ini. Tetapi kami datang juga untuk memberikan support. Dan kami siap untuk mendorong dengan anggaran seperti yang dibutuhkan, yakni 20 juta,” tegasnya.

Sementara itu, mewakili Bupati SBD, Kadispora Johanis Tende menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam pengembangan olahraga.

“Dalam keadaan apapun pemerintah daerah pasti mendukung, bukan hanya finansial tapi dalam bentuk kegiatan yang dihadiri langsung oleh pemerintah,” katanya.

Johanis menambahkan pembangunan sarana olahraga di Ombacalo ditargetkan terealisasi pada 2027 dan mengingatkan wasit agar menjaga netralitas sebagai tolok ukur keberhasilan turnamen.***(ah)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *