Tambolaka, Suarajarmas.id – Rapat paripurna DPRD Sumba Barat Daya (SBD) pada Kamis (20/11/2025) yang dipimpin oleh Ketua DPRD Rudolf Radu Holo, didampingi para wakil ketua, dihadiri langsung oleh Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonu Wulla.
Sidang ini turut dihadiri anggota DPRD, unsur Forkopimda, serta pimpinan perangkat daerah lingkup Pemkab SBD.
Dalam nota pengantarnya, Bupati Ratu Wulla memaparkan secara rinci proyeksi pendapatan daerah, alokasi belanja, dan skema pembiayaan yang disusun pemerintah untuk APBD Tahun Anggaran 2026.
Ia menegaskan bahwa dokumen tersebut menjadi instrumen krusial dalam memastikan arah pembangunan daerah berjalan efektif dan terukur.
Bupati menyebut prioritas APBD 2026 tetap difokuskan pada penguatan sektor strategis, antara lain infrastruktur dasar, kesehatan, dan pendidikan. Ketiga sektor tersebut dinilai memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat SBD.
“Ranperda APBD Tahun anggaran 2026 ini merupakan dokumen perencanaan keuangan yang krusial Prioritas kita tetap berfokus pada penguatan sektor – sektor utama, seperti peningkatan infrastruktur dasar, kesehatan, dan pendidikan, yang secara langsung berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Sumba Barat Daya,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi erat antara eksekutif dan legislatif dalam proses pembahasan agar Ranperda APBD dibahas secara transparan, akuntabel, dan tepat waktu. Bupati berharap DPRD memberikan pandangan konstruktif sehingga dokumen anggaran dapat disempurnakan sebelum ditetapkan.
Setelah penyampaian nota pengantar, agenda dilanjutkan dengan penyerahan Ranperda APBD 2026 kepada DPRD untuk dibahas pada sidang berikutnya melalui penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi.***


























