Batik Air Buka Rute Denpasar–Tambolaka, Akses Udara ke Pulau Sumba Menguat

Tambolaka, SuaraJarmas.id –  Konektivitas udara menuju Pulau Sumba kian menguat. Maskapai Batik Air resmi membuka rute penerbangan langsung Denpasar–Tambolaka setelah pesawat Airbus A320 mendarat perdana di Bandara Lede Kalumbang, Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Jumat (9/1/2026) pukul 10.55 WITA.

Penerbangan perdana ini menandai dimulainya layanan reguler dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.

Kedatangan pesawat disambut water salute sebagai simbol pembukaan rute baru yang dinilai strategis bagi penguatan akses transportasi udara ke Pulau Sumba.

Pembukaan rute Denpasar–Tambolaka diharapkan memperluas akses wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata dan perekonomian daerah, khususnya sektor berbasis budaya dan keindahan alam khas Sumba.

Pendaratan perdana tersebut dihadiri sejumlah kepala daerah se-Pulau Sumba, di antaranya Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wulla,Wakil Bupati Sumba Barat Thimotius Tede Ragga, Wakil Bupati Sumba Tengah Martinus Umbu Djoka, Presiden Direktur Lion Air Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, Kabandara Lede Kalumbang, Agus Priyatmono, Wakapolres SBD, Kompol Jeffris Fanggidae serta tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati Sumba Tengah Martinus Umbu Djoka mengatakan, kehadiran rute langsung ini menjawab keterbatasan akses transportasi udara yang selama ini menjadi kendala mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi.

“Konektivitas yang lebih baik akan membuka peluang pertumbuhan baru di daerah,” ujarnya.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Sumba Barat Thimotius Tede Ragga menekankan peran sektor pariwisata sebagai penggerak pembangunan lintas wilayah di Pulau Sumba yang membutuhkan dukungan akses transportasi yang andal.

Presiden Direktur Lion Air Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi menegaskan komitmen Batik Air menghadirkan layanan penerbangan berkelas melalui pesawat Airbus A320 dengan konfigurasi 12 kursi kelas bisnis dan 144 kursi kelas ekonomi. Kehadiran rute ini juga menjadi bagian dari kontribusi Batik Air dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara itu, Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wulla menyebut pembukaan rute Denpasar–Tambolaka sebagai momentum strategis yang memperkuat peran Bandara Lede Kalumbang sebagai salah satu pintu masuk utama ke Pulau Sumba.

Peningkatan akses udara, menurut dia, sejalan dengan pengembangan destinasi unggulan seperti Danau Waikuri dan Pantai Mananga Aba.

Dengan Bali sebagai salah satu pusat penerbangan internasional, layanan harian Denpasar–Tambolaka diharapkan memperkuat posisi Sumba dalam peta pariwisata nasional serta mendorong pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.***(ah)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *