Tambolaka, SuaraJarmas.id – Langkah perdana Tim Voli Putri Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) di ajang Ben Mboi Memorial Cup 2025 langsung berbuah prestasi. Tampil untuk pertama kalinya di Kupang, tim muda SBD sukses meraih Juara III, sekaligus mempersembahkan kado Natal bagi daerah.
Prestasi ini menegaskan potensi bola voli SBD yang terus tumbuh di tengah keterbatasan sarana dan pembinaan. Capaian tersebut juga melanjutkan tren positif olahraga daerah, setelah cabang sepak bola SBD sebelumnya mencatatkan prestasi yang Membanggakan.
Piala Juara III diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dalam acara penerimaan kontingen di Aula Bupati SBD, Senin (22/12/2025).
Piala diterima langsung oleh Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla bersama Wakil Bupati Dominikus A.R. Kaka, disaksikan jajaran PBVSI SBD, official manager, dan para atlet.
Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla menegaskan bahwa prestasi tersebut bukan hasil instan.
“Ini bukan hasil yang datang dalam semalam. Tidak ada juara yang lahir tanpa proses, tanpa kerja keras, dan tanpa latihan yang konsisten,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya pembinaan berjenjang dan kesiapan tim sebelum diberangkatkan bertanding. Target ke depan pun dipasang tegas.
“Saya mau tahun 2026, tim yang berangkat harus juara. Itu berarti dari sekarang jadwal latihan harus disiapkan dengan baik, pelatih harus berlisensi, dan pembinaan dilakukan secara serius. Kalau SBD bertanding, harus juara,” tegasnya.
Ketua PBVSI SBD Yohanes Tende mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya yang memungkinkan Tim Voli Putri SBD tampil di ajang Ben Mboi Memorial Cup. Menurutnya, keikutsertaan perdana ini menjadi fondasi penting bagi pembinaan bola voli SBD ke depan.
Ia juga secara simbolis menyerahkan Piala Juara III kepada Bupati SBD untuk dimuseumkan sebagai persembahan PBVSI sekaligus kado Natal dari Kupang bagi Kabupaten Sumba Barat Daya.
Dalam evaluasinya, Bupati menilai kondisi fisik atlet sudah cukup baik, namun konsistensi permainan, stamina, fokus, chemistry tim, serta penguasaan teknik dasar masih perlu ditingkatkan melalui latihan terprogram.
“Fisik, stamina, skill, dan kerja sama tim itu satu paket. Perlu ditingkatkan lagi,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, lanjut Bupati, berkomitmen terus mendukung pembinaan olahraga sebagai investasi jangka panjang bagi prestasi putra-putri daerah di tingkat regional hingga nasional.
Prestasi Tim Voli Putri SBD menjadi penanda bahwa dengan pembinaan terarah dan dukungan konsisten, olahraga Sumba Barat Daya memiliki masa depan yang kompetitif.***(ah)


























