100 Hari Kerja: 10 Terobosan Strategis Pemerintahan Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Dominikus Alphawan Rangga Kaka untuk Kemajuan SBD

Sumba Barat Daya, Suarajarmas.id – Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) di bawah kepemimpinan Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla dan Wakil Bupati Dominikus Alphawan Rangga Kaka menunjukkan arah baru pembangunan daerah melalui sepuluh program prioritas yang berhasil diwujudkan hanya dalam kurun waktu 100 hari kerja. Program-program ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik, mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang.

Bupati Ratu Ngadu Bonu Wulla menegaskan bahwa kerja cepat dan terukur menjadi prinsip utama pemerintahannya.

“Kami berkomitmen menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat Sumba Barat Daya melalui program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Berikut sepuluh terobosan strategis Pemda SBD dalam 100 hari kerja:

1. Kerja Sama Investasi dengan Perusahaan Internasional dan Nasional

Pemda SBD resmi menandatangani nota kesepahaman dengan tiga perusahaan strategis: PT German Business Solutions, PT Sumba Dream Estate, dan PT Netama Sinergi Prima. Dua di antaranya merupakan mitra asal Jerman. Kerja sama ini dirancang untuk membuka peluang investasi baru dalam sektor ekonomi rakyat, infrastruktur sosial, dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah menargetkan hadirnya program investasi berkelanjutan yang memberi dampak langsung bagi ekonomi daerah.

2. MoU Pengadaan Pasir dan Penghentian Aktivitas Tambang Ilegal

Untuk mendukung pembangunan fisik dan menjamin keberlanjutan ekosistem pesisir, Pemda SBD menjalin kerja sama suplai pasir dengan Kabupaten Kupang dan Kabupaten Ngada. Kebijakan ini sekaligus menghentikan praktik pengambilan pasir ilegal di berbagai pantai yang selama ini menyebabkan abrasi dan kerusakan lingkungan. Langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemda dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.

3. Perlindungan Sosial bagi 5.600 Pekerja Rentan melalui BPJS Ketenagakerjaan

Sebanyak 5.600 pekerja rentan, termasuk petani, nelayan, pedagang kecil, dan pekerja harian lepas, menerima bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. Program perlindungan ini merupakan realisasi dari janji pemerintah untuk menghadirkan jaring pengaman sosial yang kuat bagi masyarakat yang bekerja pada sektor informal.

4. Dukungan untuk Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Tiga Desa

Pemerintah menyalurkan bantuan program KAT kepada tiga desa: Malimada di Wewewa Utara, Waiholo di Kodi Utara, dan Dangga Mangu di Wewewa Timur. Total bantuan mencapai ratusan juta rupiah dan diberikan sebagai stimulan pembangunan rumah, fasilitas dasar, serta peningkatan kesejahteraan 256 kepala keluarga penerima manfaat. Program ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mengurangi ketimpangan pembangunan antarwilayah.

5. Penguatan Infrastruktur Pertanian Melalui Penyaluran Alsintan

Sebagai bagian dari strategi peningkatan produktivitas pertanian, Pemda SBD menyalurkan 15 hand traktor dan 7 pompa air kepada kelompok tani di Wewewa Timur, Wewewa Barat, Wewewa Tengah, dan Kodi Bangedo. Fasilitas ini mendukung misi pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat ketahanan petani di daerah.

6. Pengembangan Promosi Wisata Digital melalui Platform “Jelajahi Sumba”

Pemda SBD meluncurkan platform digital “Jelajahi Sumba”, sebuah website promosi wisata yang menampilkan keindahan alam dan budaya Sumba Barat Daya. Platform ini dikembangkan oleh pelajar lokal, Gristino Dermawan, dan menjadi simbol kolaborasi generasi muda dengan pemerintah dalam mendorong ekonomi kreatif serta memperluas jangkauan promosi pariwisata secara digital.

7. Penyerahan SK CPNS dan P3K kepada 1.185 ASN Baru

Pemerintah menyerahkan SK CPNS kepada 124 orang dan SK P3K kepada 1.061 orang. Kehadiran ASN baru ini diharapkan memperkuat pelayanan publik di berbagai sektor. Bupati menegaskan pentingnya etika pelayanan, pemanfaatan teknologi, dan tanggung jawab moral setiap aparatur dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

8. Bantuan Perumahan Senilai Rp11,9 Miliar ke Seluruh Kecamatan

Melalui dana DAK tematik dan dana alokasi umum, Pemda SBD menyalurkan bantuan perumahan yang mencakup pembangunan rumah baru, peningkatan kualitas rumah, renovasi tempat tinggal warga, serta pemasangan meteran listrik untuk lebih dari seribu keluarga. Program ini menjadi bagian penting dalam memperbaiki kualitas hunian masyarakat di seluruh kecamatan.

9. Layanan Kesehatan Reproduksi dan KB Massal untuk 1.100 Akseptor

Pemerintah melalui DP3AP2KB menyelenggarakan pelayanan KB massal untuk meningkatkan kesehatan reproduksi dan mendukung pengendalian penduduk. Sebanyak 758 ibu telah dilayani, sementara sisanya dijadwalkan mendapatkan pelayanan pada hari berikutnya. Program ini disediakan secara gratis dan juga terbuka untuk laki-laki sebagai bentuk kesetaraan layanan kesehatan.

10. Peningkatan Aktivitas Kepemudaan dan Olahraga melalui Turnamen Voli SBD Cup

Turnamen Voli Bupati SBD Cup resmi ditutup setelah berlangsung sejak 11 April hingga 21 Mei 2025. Kompetisi ini menjadi wadah pengembangan bakat olahraga, memupuk kebersamaan masyarakat, serta memperkuat semangat sportivitas di kalangan pemuda. Pemerintah berkomitmen menjadikan kegiatan olahraga sebagai agenda rutin daerah.

Sepuluh capaian dalam 100 hari kerja ini menunjukkan komitmen kuat pemimpin daerah dalam membangun SBD yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Pemerintah menegaskan bahwa program-program tersebut merupakan fondasi awal dari upaya jangka panjang untuk memperkuat pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta menghadirkan pembangunan yang merata dari kota hingga pelosok.

Pemda SBD optimistis bahwa kerja kolaboratif dan partisipasi seluruh elemen masyarakat akan membawa Sumba Barat Daya menuju arah kemajuan yang lebih pesat di masa mendatang.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *